Unggul Jumlah Pemain, Persebaya Habisi Perseru




Arga News - Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik olehPersebaya Surabaya. Melawan 10 pemain Perseru SeruiGreg Nwokolo dan kawan-kawan menang dengan skor mencolok 4-0, Minggu (20/4) sore di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Memburu kemenangan kandang terakhir di putaran pertama Indonesia Super League (ISL), Persebaya bermain menyerang sejak menit pertama. Gol pertama mereka akhirnya muncul pada menit ke-ke-19 lewat Alfin Tuasalamony. Berawal dari tendangan bebas Greg Nwokolo bola sebenarnya berhasil ditepis kiper Teguh Amiruddin. Bola muntah disontek oleh Alfin. Persebaya unggul 1-0.

Pada menit ke-29 giliran Greg Nwokolo yang menebar ancaman. Kali ini tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti, masih dapat ditepis kiper Teguh. Peluang terbaik Perseru hadir lewat tendangan keras Ali Khadafi dari luar kotak penalti menit ke-31. Namun bola membentur kaki OK John dan bersarang tipis di kiri gawang Ferry Rotinsulu.

Tempo permainan mulai menurun pada 10 menit menjelang paruh pertama usai. Bola lebih banyak bergulir di lapangan tengah. Tak ada peluang emas yang tercipta, skor 1-0 untuk keunggulan Persebaya bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.

Perseru harus bermain dengan 10 penggawa setelah salah seorang beknya, Tonny Roy Ayomi menerima kartu kuning kedua dari wasit. Tonny diganjar kartu kuning kedua karena melanggar Fandi Eko Utomo di depan kotak 16 meter. Selain mengusir Tonny, wasit juga memberikan tendangan bebas ke Persebaya.

Greg Nwokolo yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses membikin Persebaya unggul 2-0 di menit ke-50. Persebaya menggandakan keunggulan menjadi 3-0 setelah Emmanuel Kenmogne mencetak gol menit ke-58. Meneruskan through pass dari Greg Nwokolo, Pacho yang lepas dari jebakan offside dengan mudah memperdaya kiper Yanuar.

Persebaya benar-benar memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan terciptanya gol kedua Greg di menit ke-66. Diawali tandukan Pacho yang membentur tiang gawang, bola muntah jatuh di kaki Greg. Dengan mudah ia membawa Persebaya unggul 4-0. Menit ke-71, Pacho sebenarnya berhasil menjaringkan bola. Namun gol dianulir karena ia dianggap terjebak offside.

Masuk lima menit menjelang pertandingan usai, tempo permainan mulai melambat. Serangan-serangan yang dibangun Persebaya selalu dapat dipatahkan barisan pertahanan Perseru. Termasuk peluang emas Greg dan Abdul Rahman yang dengan mudah dimentahkan kiper Yanuar. Skor 4-0 bertahan hingga bubar pertandingan.

Timnas U-19 Tatap Turnamen di Spanyol




Arga News - Usai merampungkan Tur Timur Tengah, Timnas Indonesia U-19 bakal mengikuti turnamen di Spanyol. Turnamen tersebut rencananya digelar bulan Agustus mendatang.

Garuda Jaya sudah merampungkan sederet agenda dalam Tur Timur Tengah, mulai dari ibadah Umroh di Mekkah hingga menjalani lima laga uji coba. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Mattalitti, berharap agar hal tersebut bisa dijadikan tambahan bahan evaluasi untuk membenahi semua kekurangan. Dengan begitu, mereka bisa tampil maksimal di Piala Asia bulan Oktober nanti.

"Masih ada uji coba internasional yang diprogramkan BTN. InsyaAllah, Agustus nanti tim ini akan ke Spanyol untuk mengikuti turnamen di sana. Semoga hasilnya makin matang," ungkap La Nyalla.

Meski ada beberapa yang harus dimaksimalkan dan dibenahi, bagi La Nyalla, secara umum ada perkembangan positif selama di Timur Tengah.

"InsyaAllah ke depan lebih baik dan saya harap anak-anak tidak pernah lupa bersyukur dan tetap rendah hati," pungkas sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI tersebut.

Pada laga pamungkas Tur Timur Tengah, Garuda Jaya ditahan Al Shabab U-19 dengan skor 2-2 di Training Field 1st, Al Shabab Al-Arabi Complex, Al-Mamzar, Dubai, UAE, Jumat (18/4) malam WIB.

Masing-masing gol Indonesia diperoleh melalui Dimas Drajad dan Zulfiandi. Sementara itu, tim lawan mengimbangi lewat Jasem Hassan dan Mohamed Obaid.

Garuda Jaya Gagal Menang di Laga Penutup



Arga News - Timnas Indonesia U-19 gagal melanjutkan tren kemenangan mereka setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Al Shabab Al Arabi U-19, Jumat (18/4) malam.

Bertanding melawan Al Shabab Al Arabi U-19 di Training Ground Al Shabab Al Arabi Dubai, Uni Emirat Arab (UEA),  pelatih Indra Sjafri melakukan perombakan besar-besar di starting line up.

Hampir semua pemain yang dimainkan pada laga tersebut berbeda dibanding laga terakhir Garuda Jaya melawan Uni Emirat Arab beberapa hari lalu. Hanya nama Paolo Sitanggang yang menjadi satu-satunya pemain yang 'tersisa' dari skuat melawan UEA.

Meskipun menampilkan banyak pemain cadangan, Timnas U-19 tetap menampilkan ciri khas permainan mereka, yakni mengandalkan permainan cepat dari kaki ke kaki. Sementara Al Shabab lebih memilih untuk bermain lebih ke dalam dengan menumpuk pemain di depan kotak penalti sebelum memukul balik lewat serangan balik.

Pada menit ke-19 Garuda Jaya sukses memecah kebuntuan mereka. Adalah Dimas Drajad yang mampu mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Hendra Sandi Gunawan. Gol tersebut menjadi gol keempat Dimas Drajad selama tur Timur Tengah.

Namun Al Shabab yang terkejut dengan gol tersebut langsung bereaksi. Dua menit kemudian, Al Shabab mampu menyamakan kedudukan melalui gol Jasem Hasan setelah memaksimalkan kemelut di depan gawang Diky Indrayana.

Garuda Jaya kembali unggul pada menit ke-32, sebuah tendangan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Zulfiandi mampu menjebol gawang Al Shabab yang dikawal Abdulla Mohamed. Gol tersebut sekaligus menjadi gol terakhir yang tercipta di babak pertama.

Permainan di babak pertama semakin seru. Garuda Jaya yang unggul bermain lebih rapi dan sabar. Sedangkan Al Shabab yang tertinggal mencoba lebih agresif dan meningkatkan tempo permainan mereka.

Tekanan yang diberikan tuan rumah akhirnya berbuah hasil pada menit ke-57. Sebuah tendangan dari Mohamed Obaid dari luar kotak penalti tak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper timnas, Diky Indrayana. Skor pun berubah menjadi imbang 2-2.

Sukses mencetak gol membuat para pemain Al Shabab semakin bersemangat untuk menggempur pertahanan Garuda Jaya. Namun kedisiplinan Ryuji Utomo Prabowo dan Febly Gushendra mampu meredam serangan Al Shabab.

Sementara itu, Indonesia yang ingin menutup tur Timur Tengah dengan kemenangan juga mencoba meningkatkan tempo permainan dan intensitas serangan. Namun hingga pertandingan usai, skor 2-2 tak mengalami perubahan.

Hasil ini membuat Indonesia mencatatkan tiga kemenangan, satu kali kalah dan satu kali seri dalam tur Timur Tengah mereka.

Kritik perusakan alam, mahasiswa di Solo mandi lumpur

Kritik perusakan alam, mahasiswa di Solo mandi lumpur

Arga news - Lima mahasiswa yang tergabung dalam tim free style Sasop Sonny Arendra School Solo, melakukan aksi mandi lumpur di area Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Minggu (20/4). Aksi tersebut mereka lakukan untuk mengkritik perusakan alam yang terus terjadi di muka bumi.

"Ini gambaran dari bentuk keprihatinan kami terhadap semakin parahnya kerusakan bumi. Sekaligus untuk memperingati Hari Bumi Sedunia, terang salah seorang peserta Dita Dewinta Prabasiwi (20) kepada wartawan, Minggu (20/4).

Dalam pertunjukan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut, kelima mahasiswa mengusap lumpur tanah ke sekujur tubuh dan berguling-guling di spanduk berukuran 1,5 x 8 cm. Mereka juga menggunakan tanah itu untuk melukis dan lain-lain.

"Aksi ini menggambarkan kondisi bumi saat ini, yakni rusak, amburadul, berantakan karena tidak dirawat manusia dengan baik," imbuh Dita.

Menurut mahasiswi jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini, aksinya bertujuan untuk memberikan edukasi (pembelajaran) kepada masyarakat. Pasalnya masyarakat saat ini kurang peduli terhadap kondisi alam lingkungan sekitar.

"Ini sebagai edukasi, masyarakat harus peduli. Jangan membuang sampah sembarangan, menebang hutan secara liar tanpa ada reboisasi (penghijauan) dan lain-lainnya.
Jika nekat, pada akhirnya bumi tidak seimbang sehingga terjadi bencana, seperti tanah longsong, banjir, gempa bumi dan lain-lainnya. terangnya.

Koordinator aksi, Sonny Arendra menambahkan, kelima mahasiswa tersebut merupakan anak didiknya dari UNY, Universitas Setia Budi (USB), SMKN 4 dan SMKN 9. Ia menilai masyarakat saat ini sudah tidak peduli dengan kondisi alam lingkungan.

"Kami berharap melalui aksi ini bisa menyadarkan masyarakat untuk kembali mencintai lingkungannya," pungkasnya.

Tari Buku 1.022 siswa SD di Surabaya pecahkan rekor MURI

Tari Buku 1.022 siswa SD di Surabaya pecahkan rekor MURI

Arga News - Selain menyaksikan Piala Europe Business Assembly (EBA) di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, diarak keliling kota, Minggu (20/4), 1.022 siswa dari 19 sekolah dasar (SD) se-Kecamatan Gubeng, Surabaya juga mencatatkan prestasinya di Museum Rekor Indonesia (MURI). Ribuan pelajar itu, menarikan Tari Buku di hadapan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Piala EBA yang dibawa Risma merupakan penghargaan internasional kepada Kota Surabaya sebagai kota masa depan, atau innovative city of the future yang didapat di acara Socrates Award Ceremony di London, Inggris pada 17 April lalu.
Risma yang memegang Piala EBA itu, disambut dengan tari Reog Ponorogo di Taman Surya. Kemudian dilanjutkan Tari Buku yang dilakukan 1.022 siswa dari 19 SD. Tarian itupun memperoleh penghargaan MURI.

Tarian yang diciptakan Tri Broto Wibisono dan mendapatkan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu, diprakarsai oleh Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI).

Acara yang digelar di Taman Surya bersamaan dengan acara perayaan atas penghargaan internasional yang disematkan EBA untuk Kota Surabaya sebagai kota masa depan itu, merupakan acara puncak YPPI memperingati Hari Buku Dunia atau World Book Day. Hari Buku Dunia ditetapkan UNESCO dan diperingati setiap tanggal 23 April.

Sementara pemecahan rekor MURI untuk Tari Buku, diberikan Manager MURI, Sri Widayati kepada Risma di hadapan 1022 siswa SD, usai menarikan Tarian Buku menyambut kedatangan Risma yang membawa Piala EBA keliling Kota Surabaya.

Menurut Sri Widiyati, 1022 pelajar SD di Kota Surabaya itu, telah mencatatkan prestasi yang ke 6437 di rekor MURI. "Dalam Kesempatan ini, juga diberikan sumbangan 2.000 buku dari Perpustakaan Nasional. Kegiatan kali ini cukup strategis, karena mendorong kesenangan masyarakat dalam membaca buku, di tengah gencarnya budaya membaca buku melalui internet," kata Sri Widayati di sela acara.

Menurutnya Tari Buku yang dipertontonkan 1022 pelajar SD di Kota Pahlawan ini, merupakan yang kali pertama di dunia, dan MURI laik menyematkan penghargaan tersebut. Bahkan, kata Sri, penghargaan MURI untuk Kota Surabaya kali ini, adalah yang kali kesekian.

"Penghargaan kalin ini (rekor Tari Buku dengan ribuan penari) adalah yang kesekian kalinya diberikan MURI untuk Kota Surabaya. Sebelumnya juga sudah pernah, termasuk rekor menutup 13 SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) menjadi taman kota oleh Wali Kota Risma," tandas dia.

Di lokasi sama, Risma menjelaskan bahwa buku adalah jendela dunia. Dengan banyak membaca buku, kalian akan mengetahui isi dunia. Tuhan, kata Risma, memberi sesuatu pada kita secara adil. Kalian juga berhak menjadi anak-anak sukses.

"Kesuksesan itu bukan hanya milik anak-anak orang kaya, anak-anak miskin juga berhak. Tuhan memberikan secara adil. Makanya kalian harus banyak membaca. Mulai hari ini, ibu tidak mau dengar kalian suka nyontek saat ujian di kelas," kata Risma memberi semangat yang kemudian disambut teriakan dan tepuk tangan anak-anak.

Tak hanya sekadar omong. Ajakan Risma agar anak-anak di Surabaya berprestasipun direalisasikannya dengan banyak mendirikan perpustakaan sebagai penunjang sarana belajar dan membaca anak-anak sekolah. "Kalau ngomong perpustakaan, Surabaya ini ada ribuan, bahkan kota paling banyak perpustakaannya di dunia," katanya.

Kijang tabrak balita hingga tewas terpental ke sungai

Kijang tabrak balita hingga tewas terpental ke sungai

Arga News - Nasib sial dialami Supatno (50) warga Desa Jaban RT 2 RW 4 Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah. Mobil Toyota Kijang LGX Nopol W 1036 PS yang dikemudikannya menabrak seorang ibu dan anaknya di pertigaan Pasar Glodongan, Polokarto, Minggu (20/4).

Korban yang masih balita bernama Ilham Aditya Pratama (4) warga Jengglong Rt 2 RW 5 Desa Jatisobo Polokarto tewas setelah terpental dan masuk sungai sedalam 10 meter. Sementara sang ibu bernama Ika Purwanti (27) yang juga ikut terpental ke dasar sungai mengalami patah kaki.

Informasi yang dihimpun di kepolisian menyebutkan kecelakaan berawal saat Supatno yang juga berprofesi sebagai Guru PNS tersebut, melaju dari arah selatan menuju ke arah pertigaan Sidan Bekonang. Sesampai di ujung jembatan, mobil Supatno menyenggol sebuah sepeda motor yang terpakir di pinggir jalan hingga roboh.

Sadar mobilnya menabrak sepeda motor, Supatno bermaksud menepi. Saat hendak mengerem, Supatno keliru justru mengijak gas. Akibatnya mobil yang dikemudikan menabrak seorang ibu muda dan anaknya yang sedang berdiri di pinggir jembatan sungai Samin-Glodongan. Kedua korban terpental dan jatuh ke bawah jembatan sedalam 10 meter.

"Sopir kijangnya gugup sepertinya setelah nabrak sepeda motor. Tadi itu hendak minggir tapi kok malah jalannya kencang. Mungkin salah nginjak rem," ujar warga setempat Agus Sakti.

Mengetahui kejadian tersebut beberapa warga segera melakukan pertolongan dengan berusaha mengevakuasi korban. Warga juga melakukan pengamanan kepada sopir karena khawatir dikeroyok massa.

"Kami segera bantu evakuasi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Polokarto," kata Sigit, warga Pundusari RT 2 RW 3, Mragen, Polokarto.

Kapolsek Polokarto AKP Banuari kepada wartawan mengatakan korban Ika Purwanti dibawa ke rumah sakit. Sedangkan anaknya yang meninggal dunia dibawa pulang ke rumah duka. Pihaknya juga sedang menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan.

"Kondisi ibunya luka patah kaki kanan. Dia sudah dibawa ke Rumah Sakit Kustati Solo, untuk mendapatkan perawatan" tandasnya.

Media Argentina Soroti Kekalahan Barca

Leo Messi dan Xavi Hernandez (foto: Reuters)
BUENOS AIRES – Kekalahan Barcelona dari Real Madrid di ajang Copa del Rey mendapat sorotan dari belahan dunia, termasuk Argentina. Media Negeri Tango tersebut menyoroti permainan Lionel Messi dan kinerja Gerardo ‘Tata’ Martino.
 
Seperti diketahui, kedua tokoh sepakbola tersebut merupakan pengharum nama besar Argentina di lapangan hijau. Sehingga tak mungkin keduanya lepas dari sasaran media lokal, setelah gagal membawa Blaugrana meraih gelar juara.
 
Salah satu bentuk keprihatinan media Argentina, dengan menyoroti bentuk kegagalan Leo Messi di saat terpenting Barcelona, yaitu final Copa del Rey. Pemain berjuluk La Pulga itu yang sebelumnya diprediksi bakal bersinar, justru tampil melempem.
 
Media ternama Clarin menulis di sampul depannya ‘Mari kita berharap dia menyelamatkan diri sendiri’. Dengan satu mata menatap ke Piala Dunia mendatang di Brasil, publik Argentina berharap pemain bintang mereka akan kembali ke penampilan terbaiknya Juni nanti.
 
Sementara media Argentina lainnya, La Capital memfokuskan pada pelatih Barca, El Tata Martino. Surat kabar tersebut mengatakan bahwa Kinerja Martino melatih Barcelona di Mestalla adalah sebuah ‘Kegagalan’. Sementara La Nacion menulis: Ini lebih dari sebuah kegagalan bagi Barca.
 
Dalam versi digital, Clarin meragukan keseriusan tentang masa depan mantan pelatih Newell Old Boys, dengan mengatakan Martino tidak memiliki musim yang baik di Barca.
 
Satu-satunya upaya untuk mempertaruhkan harga diri Martino, dia harus bisa bisa mempertahankan gelar juara La Liga. Setelah pada Liga Champions, Blaugrana juga harus tersingkir lantaran kalah dari rival senegaranya, Atletico Madrid di perempatfinal dengan agregat 1-2.

50% Cules Ingin Fabregas Angkat Kaki dari Camp Nou

Francesc Fabregas i Soler - FC Barcelona / ist

BARCELONA – Fakta mengejutkan datang dari raksasa La Liga, Barcelona. Gelandang mereka, Cesc Fabregas, menjadi pemain yang paling banyak meraih suara dari para Cules, sebutan fans Barcelona, sebagai pemain yang tidak ingin terlihat lagi batang hidungnya dalam skuad Blaugrana.
 
Sebuah media di Spanyol, Marca menggelar jajak pendapat dengan pertanyaan ‘siapa pemain Barcelona yang ingin Anda lihat di musim depan, dan siapa yang seharusnya hengkang?’. Pertayaan ini dipilih berdasarkan performa klub Catalan tersebut yang belakangan terlihat menurun.
 
Kemerosotan Barcelona terlihat dari terhentinya langkah mereka di babak delapan besar Liga Champions, kalah dari rival abadi –Real Madrid, di final Copa del Rey, dan kalah di pertandingan La Liga dari Getafe dengan skor 1-0.
 
Hasil poling menyebutkan, sebanyak 50 persen responden –dari total 140 ribu suara, memilih Francesc Fabregas i Soler keluar dari Camp Nou karena dinilai gagal memberikan kontribusi maksimal untuk klub.
Tak hanya Cesc, beberapa pemain yang diharapkan pergi pertengahan tahun ini juga ditujukan kepada punggawa lainnya, seperti Dani Alves, Javier Mascherano, dan Alex Song, seperti dilansir Daily Mail, Minggu (20/4/2014).
 
Fans percaya, klub kesayangannya perlu melakukan perombakan dalam skuad pemain bila ingin bisa kembali menunjukkan kedigdayaan di sepakbola Spanyol, Eropa, dan dunia.
 
Poling ini memang tak menentukan keputusan klub. Tapi, setidaknya, ini menjadi cerminan nyata bagaimana respon dari para fans untuk melihat El Barca bisa bangun dari keterpurukan.
 
Selain itu, di sisi lain, ini juga kabar baik untuk bagi Manchester United dan Arsenal. Mengapa? Karena dua klub ini menjadi dua klub yang sangat memiliki minat tinggi untuk bisa membawa Cesc keluar dari Camp Nou.
 
Bukan tidak mungkin, petinggi kedua klub melayangkan tawaran resmi untuk memperbaharui tawaran yang mereka layangkan sebelumnya.
Itu tadi pemain yang diinginkan untuk cabut dari Camp Nou. Sementara itu, pemain yang diinginkan para fans untuk tetap bertahan di antaranya Gerard Pique, Pedro Rodriguez, Andres Iniesta, Neymar da Silva, Xavi Hernandez, dan sang mega bintang, Lionel Messi.
 
Copyright © 2013. Arga News - All Rights Reserved
Design by Gusti Putu Adnyana Powered by idblogsite.com